KOMPAS.com – Obesitas selama ini lebih sering dikaitkan dengan risiko diabetes atau penyakit jantung. Namun, dampaknya ternyata juga dapat mengancam kesehatan hati. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan, terutama obesitas sentral atau penumpukan lemak di area perut, merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit hati berlemak terkait gangguan metabolik atau Metabolic Dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease (MASLD). Kondisi ini terjadi ketika lemak menumpuk secara berlebihan di dalam hati akibat gangguan metabolisme, resistensi insulin, dan kelebihan asupan energi yang berlangsung dalam jangka panjang. Prof. Rino Alvani Gani, Sp.PD-KGEH, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi, menjelaskan bahwa MASLD umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini.




